Cerita Fiksi
Anak Remaja Yang Kaya Karena mencintai Ilmu
Perpustakaan pohon
Tin! Tin ! Tin! Suara klakson bersautan di tengah macetnya jalan yang melintas pasar. Angin sepoi sepoin pun bertiup di bawah naungan senja yang teduh. Saat itu seorang pria tampak melangkah menyelusuri ramainya jalan yang melintasi area pertokoan. Pria itu tampak menawan melangkh dengan gaya bak seorang model di atas catwaik memperagakan u can see putih, terpadu seragam abu abu yang sangat rapi dan begiti melekat di tubuhnya yang ideal. Sesekali pria itu tersenyum, teringat akan kenangan manis yang begitu indah. Kini pria itu sedang menaiki angkot yang akan mengantarkannya menemui seseorang untuk mendapatkan sesuatu hal yang berharga baginya.
.
Aku mengikuti pria itu kemana tempat yang dia tuju, dengan rasa heran dan ingin tau dengan kehidupannya akhirnya aku memutuskan untuk mengikutinya. Pommmmm suara klakson truk yang keras mengejutkan ku. Pria yang ku ikuti itu menghilang entah kemana dia pergi. Aku terus mencari pria tersebut. Dan akhirnya aku menemui nya di sebuah rumah pohon yang sangat bagus dan di hiasi oleh beberapa karangan bunga.
.
Dengan rasa ingin tau aku mengintipnya di rumah pohon tersebut dan aku terkejut melihatnya, karena dia mengajari seorang anak yang terlihat anak. Tapi lama kelamaan aku mengintip prian dengan anak tersebut. Akhirnya aku tau pria iti mengajari anak yang kurang mampu untuk bersekolah dan ekonomi anak rmtersebut tidak mencukupi utuk biaya masuk sekolah.
.
Wakti demi waktu berjalan, aku telah lama menunggu pria itu sampai aku tertidur dan bersandar di bawah pohon. Tanpa sadar pria itu membangunkan ku dan aku terkejut karena nya. Pria itu menanyai aku siapa ? Aku menjawab nya aku adalah gadis yang mengikutimu dari awal mengapa kamu mengikutiku ? Karena aku kagum dengan mu,kenapa kamu selalh ke rumah pohon ini tanya ku. Ya ya karena aku di sekolah di ber ilmu,maka ilmu itu harus aku amalkan. Bagaimana kamu mengamalkan nya ? Ya dengan mengajar anak kecil tadi yang tidak samggup untuk biaya sekolah.
.
Dan akhirnya diriku sadar dari pria itu, bahwa ilmu yang kita dapatkan dari seseorang yang di beri secara ikhlas maka akan bermanfaat bagi kita dan bisa untuk kita amalkan. Semua ilmu yang kita amalkan akan berbuah manis.seperti pria tersebut yang mengamalkan atau mempraktekannya ke anak anak yang tidak mampu untuk masuk sekolah.
Perpustakaan pohon
Tin! Tin ! Tin! Suara klakson bersautan di tengah macetnya jalan yang melintas pasar. Angin sepoi sepoin pun bertiup di bawah naungan senja yang teduh. Saat itu seorang pria tampak melangkah menyelusuri ramainya jalan yang melintasi area pertokoan. Pria itu tampak menawan melangkh dengan gaya bak seorang model di atas catwaik memperagakan u can see putih, terpadu seragam abu abu yang sangat rapi dan begiti melekat di tubuhnya yang ideal. Sesekali pria itu tersenyum, teringat akan kenangan manis yang begitu indah. Kini pria itu sedang menaiki angkot yang akan mengantarkannya menemui seseorang untuk mendapatkan sesuatu hal yang berharga baginya.
.
Aku mengikuti pria itu kemana tempat yang dia tuju, dengan rasa heran dan ingin tau dengan kehidupannya akhirnya aku memutuskan untuk mengikutinya. Pommmmm suara klakson truk yang keras mengejutkan ku. Pria yang ku ikuti itu menghilang entah kemana dia pergi. Aku terus mencari pria tersebut. Dan akhirnya aku menemui nya di sebuah rumah pohon yang sangat bagus dan di hiasi oleh beberapa karangan bunga.
.
Dengan rasa ingin tau aku mengintipnya di rumah pohon tersebut dan aku terkejut melihatnya, karena dia mengajari seorang anak yang terlihat anak. Tapi lama kelamaan aku mengintip prian dengan anak tersebut. Akhirnya aku tau pria iti mengajari anak yang kurang mampu untuk bersekolah dan ekonomi anak rmtersebut tidak mencukupi utuk biaya masuk sekolah.
.
Wakti demi waktu berjalan, aku telah lama menunggu pria itu sampai aku tertidur dan bersandar di bawah pohon. Tanpa sadar pria itu membangunkan ku dan aku terkejut karena nya. Pria itu menanyai aku siapa ? Aku menjawab nya aku adalah gadis yang mengikutimu dari awal mengapa kamu mengikutiku ? Karena aku kagum dengan mu,kenapa kamu selalh ke rumah pohon ini tanya ku. Ya ya karena aku di sekolah di ber ilmu,maka ilmu itu harus aku amalkan. Bagaimana kamu mengamalkan nya ? Ya dengan mengajar anak kecil tadi yang tidak samggup untuk biaya sekolah.
.
Dan akhirnya diriku sadar dari pria itu, bahwa ilmu yang kita dapatkan dari seseorang yang di beri secara ikhlas maka akan bermanfaat bagi kita dan bisa untuk kita amalkan. Semua ilmu yang kita amalkan akan berbuah manis.seperti pria tersebut yang mengamalkan atau mempraktekannya ke anak anak yang tidak mampu untuk masuk sekolah.

Komentar
Posting Komentar